Wamenpar Dorong Kolaborasi Industri Kuliner dan Hospitality di Nusantara Food & Hotel Expo 2026

TERMUL.CO.ID – Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa menegaskan gastronomi merupakan salah satu identitas bangsa sekaligus kekuatan penting dalam pengembangan pariwisata Indonesia. Hal tersebut disampaikan saat membuka Nusantara Food & Hotel Expo 2026 di ICE BSD City, Tangerang Selatan, Kamis (9/7).

Wamenpar mengapresiasi penyelenggaraan Nusantara Food & Hotel Expo 2026 yang dinilai menjadi ruang kolaborasi bagi pelaku industri makanan dan minuman, perhotelan, hospitality, serta sektor pendukung lainnya dalam memperkuat rantai nilai pariwisata nasional.

“Saya sangat senang Nusantara Food & Hotel Expo dapat terlaksana. Kegiatan ini memperlihatkan hasil kolaborasi yang baik dari seluruh pemangku kepentingan sektor pariwisata. Sinergi yang terbangun melalui pameran ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem pariwisata dan industri hospitality Indonesia agar semakin inovatif dan inklusif dalam menghadapi dinamika pasar global,” kata Ni Luh Puspa.

Menurutnya, sektor pariwisata Indonesia tetap menunjukkan kinerja positif di tengah ketidakpastian geopolitik global. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sepanjang Januari–Mei 2026 mencapai 6,07 juta kunjungan atau tumbuh 7,68 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) mencapai 523,22 juta perjalanan atau meningkat 2,86 persen.

“Di tengah ketidakpastian geopolitik, jumlah kunjungan wisman dan perjalanan wisnus terus tumbuh positif. Ini menunjukkan pariwisata Indonesia tetap menjadi daya tarik bagi masyarakat dunia maupun wisatawan dalam negeri,” ujarnya.

Wamenpar menilai sektor kuliner memiliki posisi strategis karena tidak hanya menjadi bagian dari pengalaman wisata, tetapi juga merepresentasikan identitas budaya daerah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mengembangkan industri pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan manfaat ekonomi jangka panjang.

“Saya berharap Nusantara Food & Hotel Expo bukan hanya menjadi ajang pertemuan business-to-business (B2B), tetapi juga melahirkan inovasi dan kolaborasi yang memberikan manfaat hingga ke rantai pasok. Mari terus memperkuat kolaborasi untuk mengembangkan gastronomi Nusantara sebagai identitas bangsa sekaligus penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia,” kata Ni Luh Puspa.

Nusantara Food & Hotel Expo 2026 berlangsung pada 9–12 Juli 2026 di Hall 3 ICE BSD City, Tangerang Selatan. Pameran ini mempertemukan pelaku industri makanan dan minuman, hospitality, serta berbagai sektor pendukung untuk memperluas jejaring bisnis dan menghadirkan inovasi di bidang kuliner dan perhotelan. Sebanyak 12 kategori industri ditampilkan, mulai dari produk pangan, minuman, bakery, hingga teknologi dan perlengkapan hospitality.

Pos terkait